*Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh*
Segala puji bagi Allah yang selalu melimpahkan rezekinya kepada kita semua.
Mudah mudahan kita selalu bisa menjadi hamba yang selalu bersyukur kepada-Nya
_sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri (QS. Faathir : 29-30)_
Dalam hal ini GEMA PASBAR mengajak bagi para Hamba ALLAH yang ingin BERSEDEKAH IKHLAS karena ALLAH SWT untuk membantu orang-orang yang lagi membutuhkan
*Ayoooo..*
Kita siapkan donasi terbaik sebagai sedekah. Membangun rumah, di Daarul Jannah"
*GEMA PASBAR mengadakan BAKTI SOSIAL di :*
1⃣🏠 Panti Asuhan Asyiyah Talu pada 21 juni 2017
2⃣🏠 Panti Asuhan Anak Yatim Ujung Gading pada 22 juni 2017
*Tersedia kupon donasi :*
1⃣10.000
2⃣20.000
3⃣50.000
4⃣100.000
*Juga terima donasi berupa al quran dan bentuk donasi lainnya*
*Jadi bagi saudara/i yg ingin berdonasi, bisa ke*
*No.rekening BSM*
🏦 *7088037434 a/n azana*
📲 *Konfirmasi (SMS): 085263952361 (Dian)*
Info:
📱Cp: *082285246951 (Yunus)*
📧Email: *infogemapasbar@gmail.com*
Fb: *Gema Pasbar*
"Kuatkan iman, sucikan hati, melalui kebersamaan dalam berbagi"
Yuuk donasi..
#Saatnya_Berbagi
#KarnaBerbagiTakkanMerugi
07 October 2018
22 December 2016
"Pemuda Islam Tidak Mengenal Alternatif Menunggu dan Takut"
Kebanyakan orang mengatakan bahwa sebagian pemuda saat ini kurang semangat dalam berkarya. Fenomena ini dapat juga kita benarkan adanya. Sebab, kita melihat masih banyak potensi pemuda yang diharap-harapkan oleh negeri sejak dahulu, belum juga menjadi wujud yang dapat bermafaat bagi masyarakat luas. Misal, jumlah pemuda yang ikut dalam berbagai kegiatan kewirausahaan (digerakkan oleh Pemerintah atau Institusi lain) masih sangat sedikit dibanding dengan pemuda yang tidak berpartisipasi. Begitu juga dalam urusan usaha penguatan bangsa, masih sangat sedikit pemuda yang mampu untuk benar-benar terjun berpolitik dan mempelajarinya.
Jika kita telusuri informasi langsung kepada pemuda, ternyata berbagai faktor menjadi alasan penyebab fenomena ini terus terjadi.Alasannya bermacam, mulai dari ketidakmampuan menciptakan ide, keterbatasan waktu untuk fokus menciptakan kreatifitas, sampai alasan karena tidak mau lagi mencoba sebab pernah gagal berkarya. Alasan terakhir adalah yang paling banyak kita jumpai, yaitu khawatir jika nanti malah menanggung resiko.
Dari informasi dan alasan yang telah penulis sebutkan diatas dapat kita simpulkan bahwa sebagian pemuda saat ini masih banyak membatasi diri dan sibuk menimbang-nimbang kemampuan untuk memulai melakukan sesuatu. Padahal mereka sudah mengetahui potensi yang dimilikinya, kemampuan yang seharusnya suda ia terapkan, dan kebutuhan semua orang hadirnya potensi-potensi muda melalui karyanya untuk terus memajukan bangsa kita.
Maka yang paling menonjol penyebab fenomena ini adalah rasa takut dan kurangnya motivasi. Padahal diajarkan oleh agama
, bahwa bagi kita pemuda Islam tidak mengenal alternatif menunggu dan takut dalam berbuat untuk kebaikan. Kita hanya mengenal satu alternatif ialah yang hak dan yang batil. Dimana kita seharusnya termotivasi untuk berkarya bukan karena ada peluang besar, tetapi karena itu hak. Seterusnya, dimana kita seharusnya berani untuk mengatakan sesuatu itu salah (misal jika ikut berpolitik yang menurut anggapan sebagian orang adalah suatu yang salah) bukan karena kita cerdas atau berkuasa, tetapi sebab kita sampaikan yang benar dan melalui tindakan kita bisa menjauhi yang batil. Tentunya bertujuan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat banyak.
Jika pernah gagal untuk berkarya, maka terus bangkit kembali. Karena setiap orang pernah gagal, hanya saja mampu untuk terus bangkit.Namun jika Takut gagal, itu merupakan kelemahan. lalu apakah layak seorang pemuda terus memelihara kelemahan?
Mari Kita Rajut Kembali Semangat Pemuda! (Bangrul)
10 December 2016
"Harmonisasi Melalui Pemahaman yang Tepat"
Terciptanya sebuah perdamaian, kemesraan dan kasih sayang dalam masyarakat bukanlah sebuah mimpi yang tidak akan menjadi kenyataan. Sebaliknya, kita katakan jika ada orang yang mengatakan cita-cita masyarakat madani itu tidak akan pernah ada, bahwa ia telah keliru.
Hanya saja kita perlu menciptakan harapan itu secara bersama-sama. Memulainya dengan menjawab satu pertanyaan, bagaimana menciptakan hubungan harmonis dalam masyarakat? Memulai dengan menjawab pertanyaan ini menjadi yang paling tepat karena menciptakan hubungan harmonis artinya tercipta suasana yang damai,tidak adanya pertengkaran,perselisihan dan menjaga keutuhan.
Maka untuk menciptakan keharmonisan itu pertama kali dengan cara menumbuhkan pemahaman yang tepat tentang peran setiap kita didalam bermasyarakat.
Yaitu meski paham bahwa baik buruknya masyarakat tidak terlepas dari komponen individu-individu yang berada di dalamnya. Bahwa setiap individu harus mengutamakan kewajibannya terhadap sesama masyarakat sebelum mendapatkan haknya.
09 December 2016
GEMA PASBAR "Kita Perbaharui Semangat Membangun Nagari"
Sudah saatnya pemuda/i Pasaman Barat memperbaharui semangat membangun negeri di kab. Pasaman Barat melalui gerakan secara bersama dan masif.
Subscribe to:
Posts (Atom)

